Keluarga Sakinah

Januari 21, 2008

Sahabatku,sebagai manusia sudah barang tentu mendambakan dan menginginkan sebuah keluarga yang sakinah mawadah warahmah,baik yang belum memasuki jenjang tersebut atau yang tengah menapakinya. Namun untuk mencapai kearah sana bukanlah hal yang mudah karena untuk menuju kearah sana diperlukan jihad yang besar,tadhiyah (pengorbanan)yang tinggi,saling tafahum (memahami)antara suami dan istri,dan sikap ikhlas dalam menerima kelebihan dan kekurangannya masing masing. Oleh karena itu,untuk mendirikan keluarga sakinah dan mawadah,diperlukan pribadi pribadi yang tangguh dan kokoh agar mampu menahan deburan ombak dan badai yang menerpa rumah tangga,sebagai mana firman allah dalam al qur’an “Dan tanah yang baik,tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah,sedangkan tanah yang tidak subur,tanamannya hanya tumbuh merana.” (al-A’raf:58).

Meruju pada firman Allah diatas bahwa tanaman yang kita tanam akan mendapatkan hasil yang baik apabila ditanam ditanah yang subur.Begitu pula jika kita menginginkan sebuah keluarga yang sakinah mawadah warahmah diperlukan beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain yaitu istri yang shalehah,suami yang shaleh dan anak-anak yang shaleh shalehah,karena tidak mungkin terwujud keluarga yang sakinah mawadah warahmah jika salah satu anggota keluarganya jauh dari Allah,tidak terpaut hatinya pb keluarganya yang seharusnya dicintainya.Ciri istri yang shalehah yaitu pertama yang menyejukkan hati dan menyenangkan dan membuat suaminya bersemangat dalam hidupnya.Di depan suaminya seorang istri harus sopan perilakunya,halus tutur katanya,istri yang lembut pada keluarganya,mampu menjaga kehormatan diri,keluarga saat suaminya tidak ada di rumah.Seorang istri shalehah jangan sampai kalah oleh wanita tunasusila yang begitu habis habisan ia berdandan,melemah gemulaikan tutur katanya dengan tujuan untuk menarik pelanggannya. Yang kedua ciri istri shalehah yaitu tertutup hatinya terhadap pria lain setelah menikah kecuali hanya kepada suaminya sendiri.Jangan sampai istri yang sudah menikah,apalagi sudah memiliki anak masih terbuka hatinya untuk pria lain,sehingga dapat menjerumuskan dirinya ke dalam zina.

sabda rasul S.A.W, “Sebaik-baik istri adalah yang penyayang,banyak anak,suka memberi,penolong dan bertakwa kepada Allah.Sedangkan seburuk-buruk istri adalah yang suka bersolek secara berlebihan,suka menyepi berduaan dengan lawan jenis(bukan suaminya),mereka adalah wanita-wanita munafik.” Setelah kit a mengetahui ciri-ciri istri shalehah,maka sekarang ciri suami shaleh pun ada dua.Pertama,suami yang paling lembut pada istrinya.Rasul S.a.w bersabda,”Sebaik-baik laki-laki adalah yang paling lembut pada istrinya.” hal ini bisa kita lihat pada kehidupan Rasul S.a.w disaat beliau memanggil istrinya siti Aisyah dengan panggilan”Wahai yang kemerah-merahan”.Jadi keshalehan suami tidak hanya diukur dari shalat dan ngajinya saja,melainkan juga ditentukan oleh kemuliaan akhlak dan kasih sayangnya pada istrinya.Ciri suami shaleh yang kedua,tertutup hatinya terhadap wanita lain setelah menikah kecuali kepada istrinya.

Assalammu’alaikum bima shabartum ana alafghani.Selamat datang

Desember 5, 2007

Saya adlh seorg manusia yg selalu memiliki kefaqiran selamanya sbg mana ghani senantiasa selamanya jd milik Allah


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.